Titimangsa

Teater Musikal Monolog “INGGIT GARNASIH”


 

 

Titimangsa Foundation mempersembahkan pementasan pertama di tahun 2020,

Monolog Happy Salma dalam Teater Musikal

INGGIT GARNASIH

-Ketika Sejengkal adalah Jarak yang Terlampau Jauh-

Terinspirasi dari roman karya Ramadhan KH.

 

Pementasan Monolog “INGGIT” bukanlah yang pertama digelar oleh Titimangsa Foundation. Sebelumnya pada periode tahun 2011 – 2014, Titimangsa pernah mementaskan juga Monolog “INGGIT”. Kali itu, pentas disutradarai oleh Wawan Sofwan dengan Penulis Naskah Ahda Imran dan Pemain Happy Salma. Monolog”INGGIT” diselenggarakan sebanyak 13 kali di berbagai tempat di Jakarta dan Bandung. Tahun ini, kisah tentang Inggit Garnasih kembali dihadirkan di atas panggung teater, kali ini dengan format teater musikal.

Teater Musikal Monolog “Inggit Garnasih” masih disutradarai oleh Wawan Sofwan dengan pemain Happy Salma. Tetapi penulisan naskah dilakukan oleh penulis perempuan Ratna Ayu Budhiarti. Pemilihan Penulis Naskah perempuan juga dilakukan atas pertimbangan penentuan arah pementasan yang kali ini, sutradara Wawan Sofwan memilih untuk berbicara mengenai perasaan Inggit lebih banyak dibanding sebelumnya. Diharapkan dengan Penulis Naskah yang perempuan, dapat memberikan perspektif baru pada naskah.

Selain naskah yang baru, seperti telah disebutkan sebelumnya, bentuk pementasan kali ini adalah Teater Musikal. Lagu-lagu dalam pentas ini diciptakan oleh Komposer Dian HP yang karyanya mampu melintasi waktu. Pentas ini melibatkan kelompok paduan suara Batavia Madrigal Singers yang prestasinya sudah mendunia dan kelompok orkestra Jakarta Concert Orchestra di bawah konduktor Avip Priatna. Happy Salma sebagai Inggit Garnasih juga akan menyanyikan beberapa nomor lagu. Pentas ini juga menampilkan 3 orang solis perempuan yaitu Ati SriatiYasashi I Evelyn P, dan Quinara Rosinta.

Dalam pentas kali ini, Titimangsa berkolaborasi dengan Biyan dan Tenun Baron dalam merancang dan membuat busana yang akan dikenakan oleh Happy di atas panggung. Didukung juga oleh seorang Penata Artistik dan Skenografer yang sudah malang melintang di dunia panggung internasional Iskandar Loedin. Titimangsa juga membangun kolaborasi dengan seorang Desainer Interior yang karyanya bisa dilihat di hotel-hotel dunia, Rudy Dodo. Tampilan panggung akan menjadi lebih indah dengan sentuhan pencahayaan dari Deray Setiadi dan visual dari video art karya Deden Bulqini.

Di luar tim artistik yang kemampuannya sudah tidak diragukan lagi tersebut, Titimangsa juga menggandeng pemain film Marsha Timothy yang dalam pentas ini, bekerja di balik layar, berperan sebagai Co-Producer bersama Happy Salma yang menjadi Produser utama.

 

Monolog Happy Salma dalam Teater Musikal

INGGIT GARNASIH

-Ketika Sejengkal adalah Jarak yang Terlampau Jauh-

Sabtu, 18 April 2020

Pukul 20.00 WIB

Ciputra ArtPreneur Theater

Ciputra World 1 Lv. 13

Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Jakarta

 

Beli tiket http://tiket-titimangsa.com